Pemerintah Kabupaten Bandung laksanakan sosialisasi Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bagi Perangkat Desa pada, Rabu (6/3/2019). Kegiatan ini dibuka oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Bandung, Teddy Kusdiana mewakili Bupati Kabupaten Bandung, Dadang M. Nasser.
Terkait dengan ini perangkat desa sebagai salah satu unsur pelaku desa yang memiki peran penting. Teddy mengatakan peran yang dilaksanakan dalam mewujudkan kemajuan bangsa melalui desa.
"Untuk itu diperlukan perangkat desa yang profesional dan terpenuhi kebutuhan dasarnya. Kebutuhan dasar diantaranya adalah kesehatan, dimana hal tersebut menjadi kebutuhan dasar yang utama," ujarnya saat ditemui PRFM.
Teddy menjelaskan hanya dalam keadaan sehat perangkat desa akan berkarya dengan lebih baik, disamping pangan, pemukiman serta pendidikan.
Pada UU No. 6/2014 pasal 66 ayat 4 tentang perangkat desa, menyebutkan bahwa selain penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa memperoleh jaminan kesehatan.
"Kita bangga, dari pemerintah pusat ada program yang dilindugi dan ada undang-undangnya. Ada pesan dari Bupati, jangan terpengaruh oleh berita-berita hoaks serta jangan menyebar berita yang tidak ditahui kebenaranya," sambungnya.
Diketahui sebelumnya ada informasi program BPJS tidak akan menanggulangi. Teddy membantah hal tersebut, bahwa program ini akan berlaku terus.
"Jaminan kesehatan ini merupakan kebutuhan dasar daripada perangkat desa dan aparat yang berada disemua Kabupaten Bandung. Terbitnya PP Menteri Dalam Negeri NO. 20/2018 tentang pengelolaan keuangan desa, diamana aparatur desa bisa mengikuti jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBD)," katanya.
Pemkab Bandung telah menerbitkan peraturan Bupati mengenai pelaksanaan program BPJS. Terbitnya peraturan tersebut masyarakat dalam hal ini perangkat desa diminta agar tidak usak khawatir dengan jaminan Kecelakaan Kerja, Hari Tua, Sakit dan Kematian.
"Saya menyambut baik dengan adanya program sosialisasi BPJS ketenagakerjaan bagi perangkat desa se-Kabupaten Bandung dan diharapkan melalui program sosialisasi ini bermuara pada jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Bandung serta meningkatkan derajat kesehatan," tutupnya.